DRTPM Diktiristek Dorong Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat bagi Dosen Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDikti Wilayah XV

Maumere, 5 Maret 2024 – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) bekerja sama dengan Universitas Nusa Nipa menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada Selasa (5/3/2024) di Maumere Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan jumlah dan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan kemampuan para dosen dalam menulis proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lokakarya (workshop) ini dilaksanakan secara hybrid yang dihadiri langsung secara luring oleh 100 peserta dari 14 perguruan tinggi yang berada di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Ditjen Diktiristek sehingga dapat diikuti juga secara daring oleh para dosen dari perguruan tinggi di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XV Nusa Tenggara Timur. Lokakarya ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang didanai bagi para dosen dari perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah XV Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Atur Strategi Ciptakan Perguruan Tinggi Indonesia Menuju Universitas Berkelas Dunia

Kegiatan lokakarya menghadirkan empat narasumber, yaitu Dewa Gede Hendra Divayana dari Universitas Pendidikan Ganesha dan Nandang Mufti dari Universitas Negeri Malang yang mengisi sesi penelitian, serta I Ketut Widnyana dari Universitas Mahasaraswati dan Muhammad Taufik dari Universitas Halu Oleo untuk sesi pengabdian kepada masyarakat. Para narasumber menyampaikan mengenai skema Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat panduan program. Selain itu, mereka juga memaparkan cara meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pembimbingan dalam bentuk sesi perorangan bagi peserta yang sudah memiliki draf proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Tim Kerja Pengabdian kepada Masyarakat DRTPM, Luthfi Ilham Ramdhani menginformasikan bahwa usulan proposal melalui BIMA akan ditutup pada 26 Maret 2024 sehingga para peserta masih memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan proposal sebaik mungkin. “Pada tahun 2023 lalu terdapat 6441 proposal penelitian baru dan 1.902 proposal pengabdian kepada masyarakat yang didanai. Tentunya diharapkan para peserta yang mengikuti workshop dapat menjadi penerima pendanaan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga persentase jumlah dosen yang berasal dari perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah XV dapat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Luthfi.

Baca Juga :  Pertemuan Perguruan Tinggi Indonesia-Singapura Hasilkan Rancangan Program Kerja Sama

Rektor Universitas Nusa Nipa, Angelinus Vincentius mengapresiasi DRTPM yang hadir langsung dan melaksanakan workshop di Maumere sehingga menambah pengalaman bagi para dosen yang berasal dari perguruan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Kami sangat senang dengan dilaksanakannya workshop peningkatan kualitas penulisan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sehingga para dosen mendapatkan wawasan baru terkait cara menulis proposal yang baik. Saya haturkan terima kasih kepada DRTPM atas kepercayaan kepada kami sebagai mitra penyelenggara, serta LLDikti Wilayah XV yang selalu berperan aktif dalam pengembangan kualitas perguruan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Angelinus.

Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 1.00 out of 5)
Loading...
1267 Views