Pencapaian Perguruan Tinggi Indonesia dalam Top 500 QS World University Rankings 2023

Jakarta — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) terus melanjutkan proses penguatan daya saing perguruan tinggi Indonesia dalam kancah persaingan global. Hal ini menjadi indikator yang disematkan dalam Rencana Strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu dengan meletakkan key performance indicator (KPI) melalui target pencapaian lima perguruan tinggi (PT)  Indonesia masuk dalam top 500 perguruan tinggi terbaik dunia.

Berkat sinergi dan upaya yang berkelanjutan antara Kemendikbudristek dengan 16 PTNBH, pada tahun 2022 target  RENSTRA 2020-2024 untuk 5 PT masuk dalam top 500 perguruan tinggi terbaik dunia versi QS World University Rankings (WUR) sudah tercapai. Kabar baik ini diterima melalui pengumuman dan dilansir dari laman QS WUR www.topuniversities.com pada tanggal 8 Juni 2022, pukul 21.00 BST atau tanggal 9 Juni 2022 pukul 03.00 WIB. Adapun kelima perguruan tinggi unggulan Indonesia tersebut adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dalam empat tahun terkahir peringkatnya terus naik mengungguli perguruan tinggi Indonesia lainnya yaitu di  peringkat 231, disusul dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 235, dan kemudian diikuti oleh Universitas Indonesia (UI) pada posisi 248,  Universitas Airlangga (Unair) di peringkat 369 dan dilengkapi oleh Institut Pertanian Bogor pada peringkat 449.

Baca Juga :  Optimalkan Potensi Seni, Budaya, dan Teknologi di Papua untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Sedangkan perguruan tinggi Indonesia lainnya juga menunjukkan pencapaian yang lebih baik dari tahun sebelumnya secara berurutan yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di rentang 701-751, Universitas Padjadjaran (Unpad) 751-800, Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Brawijaya (Unibraw) di rentang 801-1000, Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) di rentang 1001-1200, serta Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Andalas (Unand) di 1201+.

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen berkelanjutan pemerintah, pada tahun 2022 program pengembangan World Class University Rankings (WCU) di perguruan tinggi akan diperkuat oleh pendanaan dari Pemanfaatan Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) sebagaimana amanat dari Peraturan Presiden Nomor 111 tentang Dana Abadi Pendidikan. Pendanaan ini diproyeksikan dapat digunakan untuk tahun jamak (multiyears) sehingga dapat memfasilitasi pendanaan program pengembangan WCU dengan lebih fleksibel.  Dengan demikian diharapkan perguruan tinggi yang mendapat alokasi pendanaan DAPT tersebut dapat mewujudkan pencapaian reputasi dan rekognisi sebagai World Class University (WCU) yang lebih baik.

Baca Juga :  Berbagi Pengetahuan, Modul Pembelajaran, dan Perkuliahan Secara Daring Lewat SPADA

(YH/DZI/FH/DH/NH/SH/MSF)

*Humas Ditjen Diktiristek*
*Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi*

Laman : www.diktiristek.kemdikbud.go.id
FB Fanpage : @ditjen.dikti
Instagram : @ditjen.dikti
Twitter : @ditjendikti
Youtube : Ditjen Diktiristek
E-Magz Google Play : G-Magz
Tiktok : Ditjen Dikti

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (3 votes, average: 3.33 out of 5)
Loading...
27411 Views